PERAN BUDAYA ORGANISASI DALAM MEMPERKUAT HUBUNGAN ANTARA INTEGRITAS DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI INSPEKTORAT KABUPATEN MALINAU
DOI:
https://doi.org/10.33019/71bb0c62Keywords:
integritas, kompetensi, budaya organisasi, kinerja pegawaiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya organisasi dalam memperkuat hubungan antara integritas dan kompetensiterhadap kinerja pegawai Inspektorat Kabupaten Malinau. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei melaluipenyebaran kuesioner kepada pegawai Inspektorat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Structural Equation Modelingberbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas dan kompetensi berpengaruh positifterhadap kinerja pegawai. Budaya organisasi tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja, namun berperan sebagai variabelmoderasi yang memperkuat pengaruh integritas dan kompetensi terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwapeningkatan kinerja pegawai tidak hanya bergantung pada kualitas individu, tetapi juga pada lingkungan organisasi yang mendukung aktualisasi nilai-nilai integritas dan kompetensi. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia sektor publik, khususnya dalam konteks pengawasan internal pemerintah daerah, sertamenjadi dasar pertimbangan dalam perumusan kebijakan penguatan budaya organisasi yang berorientasi pada kinerja.










