PENGARUH STRES KERJA, PENGALAMAN KERJA, DAN PROFESIONALISME APIP TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL DENGAN DUKUNGANORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI
DOI:
https://doi.org/10.33019/hpk5kr64Keywords:
integritas, kompetensi, budaya organisasi, kinerja pegawaiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya organisasi dalam memperkuat hubungan antara integritas dankompetensi terhadap kinerja pegawai Inspektorat Kabupaten Malinau. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode surveimelalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Inspektorat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas dan kompetensiberpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Budaya organisasi tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja, namun berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat pengaruh integritas dan kompetensi terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak hanya bergantung pada kualitas individu, tetapi juga pada lingkungan organisasi yang mendukung aktualisasi nilai-nilai integritas dan kompetensi. Penelitian ini memberikankontribusi empiris bagi pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia sektor publik, khususnya dalam kontekspengawasan internal pemerintah daerah, serta menjadi dasar pertimbangan dalam perumusan kebijakan penguatan budaya organisasi yang berorientasi pada kinerja.










